Lihatlah, Sayang
Sekuntum mawar itu
diantara melati, anggrek, kenanga, dan
empat belas macam bunga yang telah kau tanam dalam taman impian itu
Jauh…sebelum mawar itu
Lihatlah, Sayang..
Sekuntum mawar itu
Dalam sudut taman impianmu yang tertata rapi
yang telah memberikanmu warna dan
goresan luka
Duri itu tlah menusuk daging tubuhmu
walau tak sampai ke tulang..
pasti luka itu masih ada dan kaupun
masih merasakanya..
Lihatlah, Sayang..
sekuntum mawar itu
yang kemarin layu…hampir mati !!
bagai tersengat panas mentari dalam kemarau panjang
seperti juga bunga-bunga lain yang pernah tumbuh dalam taman itu.
Kering !!
Sekuntum mawar itu yang dahulu pernah kau menyukainya
lalu kau membawanya dan menempatkanya
dalam sudut taman impianmu yang telah kau tata rapi
kau ingat..
indah bunga mawar itu…pertama kali
kau lihat !!
kau ingat semerbak wanginya kala itu
kuntumnya mekar dan merekah
semerbak wanginya menebarkan
pesona hingga memenuhi halaman dan rumahmu
Dan kau tlah memetiknya…Dulu !!
Lihatlah, Sayang…
Sekuntum mawar ituyang telah kau campakan
seperti bunga** yang lain dalam taman itu..
dalam taman impian yang kau tata rapi
laksana hujan dan badai menerpa
terombang ambing oleh tiupan sang angin
derasnya air hujan menerpa robohkan tegaknya
tetapi tetap ada dalam
taman impian yang telah kau tata rapi
Lihatlah, sayang…
sekuntum mawar itu
mencoba tuk berdiri
bertahan dalam keterpurukan diri
dalam taman hatimu yang tertata rapi
ia tau..masih ada cinta dalam taman itu..
Mencoba bangkit !!
membangun kembali sebuah asa kehidupan
dari serpihan-serpihan hati yang tersisa
demi mewujudkan sebuah asa
yang ia tau pasti ada di sana.
Ditaman itu
Taman indah yang telah kau tata rapi
dalam taman impianmu
Lihatlah, Sayang…
Sekuntum mawar itu
kini telah bersemi kembali
meski bunganya layu dan semerbaknya tak sewangi dulu
tetaplah tegak berdiri..
kau kuat lebih dari bunga lain dalam taman itu…
Panas hujan badai
yang kemarin menerpamu
tlah menjadikanya tegar dan kuat
cobaan hidup Sang Pencipta Makhluk
Sekuntum mawar itu
tetap tegar dan kuat berdiri menjulang tinggi
dalam sudut taman impianmu yang tertata rapi
dia akan berbunga lagi
aroma wanginya akan semerbak memenuhi
taman imian itu
hingga saatnya kau memetiknya lagi..mahkota itu
dan menempatkanya dalam taman hatimu
Lihatlah, sayang…
Sekuntum mawar ituIa indah kan tetap indah
mewangi kan tetap mewangi
dan tetap abadi dalam keabadian sejati
kan tetap milikmu seutuhnya
dia akan tetap bersemi….
dalam taman impian yang telah kau tata rapi
dalam sisi hatimu